buat lelaki yg calon ayah ‘n siapa aja yg mo baca
Hi, guys n gals…
Just wanna know your opinion.
I watched my favorite lunatic talk show couple days ago, presented by the spoken catfish and monkey of the year – you know, thukul and his empatmata talk show-.. They chattin’ bout woman ‘used to be’. Woman used to be more pleasant being prevaricated, they said.. What do ya think?
As a woman, I don’t thing that they are right a hundred percent. Come on, nobody wants to be cheated. Or is there any? Wallahu a’lam. But through my simple thought, I’m absolutely denying!
Start from this point, I’m gonna make it a lots easier using bahasa. So, hopefully, no misunderstanding between us. Okay?
Ada yang bilang ‘wanita lebih senang digombalin’. Hello…?
Yang jadi pertanyaan : ‘bisa ga laki-laki berkata jujur?’
Kalo mnurutku ada beberapa kemungkinan yang buat laki-laki doyan bo’ong..
١.Emang dasarnya udah bosen ma pasangan,tapi karena satu dan lain hal ga bisa bubaran. So jalan buntunya ya gombal itu tadi. Biasanya ni kejadian buat pasangan yang cuma having fun aja. Gamblangnya, pasangan yang mengharapkan balasan material. No love involved.
٢.Jaga perasaan. Emang sih alasan ini terpikir paling logis. Tapi coba deh di aplikasikan dalam kenyataan. Misalnya aja suami yang memuji masakan istrinya,padahal sama sekali not edible! Nah lo! Jujur much,much better. Don’t u think so? Tanpa disadari (ato emang dah nyadar tapi dasaran suka gombal?), ketidakjujuran tu jadi pnghambat kemajuan pasangan. In my opinion,lebih baik bilang apa adanya. Walaupun yang disampaikan ga enak, tapi penyampaiannya jangan ikutan ga enak donk! Ni yang kadang lepas dari perhatian (it happen to me too..). Kita makhluk beradab, bisa dong ngomong baek-baek? Apalagi ni kan ‘negur’orang yang kita sayang… ehm..ehm…
٣.Ga mau kehilangan. Aq pernah loh (sering malah) nemuin cowok yang ngaku cinta mampus sama ceweknya tapi masiiiiiiiiiiiiiiiiiih juga diselingkuhin! Makanya tu cowok nutupin hubungannya ma his 2nd lady dengan bergombal ria ma his 1st lady. Alasannya ya itu tadi – ga mau kehilangan dua2nya. Kalo di masukin ati emang sakit (attention: i mean for da gals!). apalagi kalo cuma baru pacaran… Tapi (ngutip lagunya Samsons) itulah naluri lelaki! Porsi double. Bahkan dari ngobrol2 ma temen2ku yg cowok (yang insya Allah normal semua) – bo’ong banget kalo ada cowok yg ga pingin mendua,mentiga,mengempat,hop stop! (Makanya sebagai cewek normal, q agak bingung kalo ada cewek doyan selingkuh. Masalahnya yang bernaluri mendua kan para laki-laki hidung polkadot… Apapun alasannya,minumnya teh botol sosro!)
Hello guys, what do you think? Kalo menurutku, kalo cuma pingin ya silahkan. Tapi kalo dilakuin beneran….. Ah itu mah nanti, jadi pertimbangan masing-masing individu. Maksudnya ya sesuai kesepakatan. Yang daku omongin kesepakatan suami-istri lo ya! Masalahnya dalam agama juga ga dilarang (juga tidak dianjurkan!).
Yang manakah anda?
Yaaaaaaah…,intinya ya kita tu harus pandai-pandai bersyukur dan berhati ikhlas… bethul thidak? Susah memang. Kalo gampang ya ga di ganjar syurga dung? Coba deh pikir, dengan syukur&ikhlas semua yang diberi Nya terasa lengkap n indah. Cinta juga penting. Kata Abi ku : ‘DENGAN cinta,laki-laki bisa melakukan apa saja,tetapi KARENA cinta wanita bisa melakukan apa saja’. Secara tersirat terbaca bahwa wanita cendrung ‘habis-habisan’ dalam memvisualisasikan cintanya. Bahkan tanpa pikir panjang. Sedangakan laki-laki cendrung lebih jago menata porsi-porsi cinta. NB: tuk kasus-kasus sex before married. Sering kali laki-laki berdalih’kucing kalo ditawarin ikan asin ya ga bakalan nolak’
Please dech! Ini anak orang! Punya ibu bapak! Bukan ikn asin yang ngegeletak pasrah diatas nasi kucing..
Yang mana kucing, yang mana ikan asin masih dalam penyelidikan NASA dibantu FBI, CIA dan polsek Grogol ‘n mBantul tercinta.
Wallahu a’lam.
Hey…,kamu yang lagi bercinta,
kita yang sedang kasmaran,
saya yang sedang menanti sang lelaki langit menepati janjinya,
sudahkah kamu, kita, saya mencintai Sang Maha Pecinta melebihi si dia?
May 2nd, 2007 at 8:16 am
duh bijaksananyaaa …
July 1st, 2007 at 11:41 pm
Jakarta, 2 Juli 2007
Assalamu’alaikum wr.wb
Terima kasih untuk pandangannya tentang laki-laki.namun sayang seribu sayang, yang kamu gambarkan hanya laki-laki yang berkelakuan ‘kucing garong’ saja, padahal tidak sedikit laki-laki yang memegang teguh ajaran agama islam yang sangat menghormati wanita bahkan tiga tingkat dibandingkan pria. laki-laki berkelakuan seperti ‘kucing garong’,karena ada ikan yang siap disantap tanpa dapat berpikir apalagi bertindak.Kalo si ikan itu hidup dengan air yang penuh, maka si kucing tidak akan berani untuk menceburkan diri ke kolam air yang penuh. Ikan hidup dapat menarik kucing namun tak memberi kesempatan kepadanya untuk menyentuh.Ikan hidup itu hanya dapat disentuh oleh manusia yang mampu menjaganya. Ditangan Laki-laki yang berakhlak baiklah yang dapat menjaga wanita walau seburuk apapun akhlak wanita itu dan tidak semua wanita baik mampu bertahan dengan laki-laki berkelakuan buruk.Maka bagimu (wanita-wanita baik) adalah laki-laki yang baik dan bagimu(wanita-wanita buruk) adalah laki-laki yang buruk pula.
Terima Kasih
Wassalamu’alaikum
pesan oleh :
Ahmad Zamroni
Manager zamzam group
Manager Bid. Trading PT. MJMI Jakarta